WX RENT CAR

0857 4924 0555, 0851 0008 6777
08510 9363 777,
WA/LINE :08123 088 0555
PIN BB :
Email: wxrentcar@gmail.com

Berita

Cara Mudah Merawat Air Filter Mobil

Spons Mudah Dirawat, Serat Katun Gunakan Cairan Khusus

Seperti halnya manusia, jeroan mesin harus senantiasa sehat dan bersih. Karena itulah, saluran penyaring udara menuju mesin harus bersih pula. Merawatnya tidak sulit kok. Berikut ulasannya.

---

Filter udara (air filter) berperan begitu penting. Bahaya jika peranti penyaring kualitas udara menuju bahan bakar itu tak berfungsi baik. Udara yang masuk bersama bahan bakar menuju ruang mesin bercampur debu.

Akibatnya akan mengganggu kinerja mesin. Sederhananya, itu dapat mengakibatkan mesin terbatuk-batuk. Untuk itulah, kita sebaiknya selalu teliti dalam memilih filter udara yang dijual di pasaran. Memang, perawatannya relatif mudah. Tinggal melepas filter dari sarangnya, lalu menyemprotkan kompresor. Hanya, umurnya tidak akan panjang jika tidak dirawat dengan baik.

Berbagai merek saringan udara amat melimpah di pasaran saat ini. Di antaranya, terbuat dari karton dan menjadi suku cadang standar kendaraan. Menyimak aneka jenis filter udara yang ada di pasaran, tentulah cara merawatnya berbeda-beda. Karena itu, cermati trik jitu agar saringan tetap bersih dan terawat dengan baik.

Untuk filter yang terbuat dari karton, usia pakainya paling banter cuma sekitar 2.500 km hingga 5.000 km. Selebihnya, filter harus segera diganti. Kelemahan filter tersebut adalah permukaan karton akan menjadi berbulu pada usia pakai tertentu.

Bila hal itu dibiarkan, serpihan lembut yang bercampur dengan debu tersebut bisa ikut masuk ke "dapur pacu" alias ruang pembakaran. Efek sampingnya, permukaan silinder akan tergores.

Merawat filter karton relatif mudah. Angkat filter dari sarangnya, lalu bersihkan dengan kompresor udara. Kalau perlu, bagian pinggir filter diketuk pakai gagang obeng hingga debu yang melekat rontok.

Cara merawat filter yang terbuat dari spons beda lagi. Umumnya, filter berbahan spons itu mampu bertahan hingga 15.000 km atau setahun pakai. Merawat saringan yang satu ini juga mudah.

Celupkan saringan spons ke dalam air, lalu cuci pakai detergen. Setelah benar-benar bersih, keringkan dengan cara diangin-anginkan atau dijemur. Tapi, filter jangan sampai kena matahari secara langsung. Sebab, itu dapat merusak lapisan. Setelah kering, filter siap dipasang kembali.

Lain lagi ceritanya untuk filter berbahan serat katun. Perawatan yang satu ini agak mahal. Soalnya, filter harus dibersihkan pakai cairan khusus. Penggunaan pembersih yang terdiri atas sabun khusus dan oli ini agak khusus.

Setelah filter dilepas dari rumahnya, peranti penyaring udara itu diketok hingga debu dan kotoran rontok. Usahakan memakai landasan yang empuk saat "mengetok" filter udara itu.

Tahap selanjutnya adalah menyiram filter dengan air yang mengalir. Baru kemudian disemprot dengan cairan sabun khusus. Setelah didiamkan selama kurang lebih lima menit, filter itu kemudian disiram kembali dengan air. Proses tersebut diulang hingga air sisa pencucian terlihat lebih bening.

Sebelum proses pengolesan dengan oli dilakukan, filter mesti dikeringkan. Ada dua cara yang dianjurkan. Yakni, dengan hairdryer atau kompresor. Tekanan yang digunakan harus serendah-rendahnya. Akhir dari proses perawatan, filter udara ditutup dengan diolesi oli khusus.